Rumus Memahami Pola Perbedaan Pria dan Wanita
Ning Nurul menjelaskan pola perbedaan antara laki-laki dan perempuan dengan rumus MECIBAKO yaitu meliputi:
Mendengarkan
Berbicara
Bahasa
Konflik
Mendengarkan berhubungan erat dengan berbicara. Keluhan yang seringkali ditujukan pada pria adalah dia tidak bisa mendengarkan, sedangkan pada wanita adalah ia terlalu banyak mengeluh padahal mereka bukan mengeluh tetapi meluapkan kebutuhan dasarnya. Mereka perlu mengungkapkannya secara utuh. Nah apa maksudnya secara utuh? Yaitu ketika wanita berbicara ia harus didengarkan secara utuh. Dan apa itu didengarkan secara utuh? Yakni mendengarkan dengan fokus tanpa membaginya dengan hal lain.
Pola perbedaan pria dan wanita soal berbicara itu berkaitan dengan kebutuhan dasar wanita yang selalu ingin menasihati dan membicarakan apapun. Namun demikian, wanita juga harus mempunyai batasan dan bisa mengontrol dirinya ini mengingat bahwasannya laki-laki tidak bisa mendengarkan secara terus-menerus dan hanya mengambil yang penting-penting saja. Mengapa demikian? Karena pria cenderung manyelesaikan masalahnya sendiri.
Bahasa yang digunakan antara pria dan wanita juga berbeda. Pria berbicara mengungkapkan informasi sedangkan wanita berbicara mengungkapkan perasaan. Kita bisa meminimalisir hal ini dengan pola komunikasi yang baik dengan menambahkan informasi yang lengkap. Bagi laki-laki juga jangan melulu mengartikannya secara harfiah.
Dalam menghadapi konflik, pria cenderung menarik diri artinya mereka akan diam tidak mau ngomong dan berusaha memikirkan solusi. Perempuan cenderung mengungkapkan apa yang ada dalam hatinya secara langsung. Cara meminimalisir bagi perempuan berikan waktu menyendiri dan berpikir jernih. Sedangkan laki-laki tidak seharusnya ‘’menepi’’ terlalu lama better untuk menyelesaikan konflik yang urgen terlebih dahulu agar proses ‘’menepi’’nya tidak terlalu lama.
Apa yang harus dilakukan wanita ketika pria pada fase “menepi”? yaitu
jangan berusaha melarang, membantu menawarkan solusi, jangan berusaha memberi
perhatian jika baru proses ‘’menepi”. Jangan merasa kasihan dan overthinking
sebab ketika pria sudah selesai ‘’menepi’’ akan dikhawatirkan energi untuk
saling menyelesaikan masalah justru menurun, badmood.

Komentar
Posting Komentar